Saat Audit, Mabes Polri Kagum Pengelolaan PT GBS Rapi dan Sesuai Kriteria

29/05/2018 Published by

Tim audit Mabes Polri melakukan audit terhadap Badan Usaha Jasa Pengamanan (BJUP) di Jawa Barat, satu diantaranya PT Garda Bangsa Securindo (GBS) yang berlokasi di Jalan H Jairan, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Tim audit Mabes Polri melakukan audit terhadap Badan Usaha Jasa Pengamanan (BJUP) di Jawa Barat, satu diantaranya PT Garda Bangsa Securindo (GBS) yang berlokasi di Jalan H Jairan, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Kepala Bagian Operasional dan Evaluasi Mabes Polri, Kombes Pol Rikcy Wakanno mengatakan, bahwa audit terhadap perusahaan penyedia jasa satpam atau BUJP di wilayah Jawa Barat ini mulai dilakukan sejak 19 hingga 24 Maret 2018 dan kali ini di Bogor, yakni PT Garda Bangsa Securindo (GBS).

Ia menjelaskan, audit ini dilakukan atas dasar Perkap Nomor 24 Tahun 2007 tentang sitem manajemen pengamanan organisasi, perusahaan atau lembaga, disertai perintah Kapolri Nomor 2121 tahun 2017 tentang permintaan audit dan pengawasan kepada BUJP, karena BUJP ini merupakan salah satu badan usaha yang merekrut satpam.

“Nah, dalam audit ini kita ingin mengetahui sejauh mana peran BUJP dalam perusahaan yang berbentuk PT bergerak dibidang penyedia tenaga keamanan, kemudian pelatihan pengamanan dan mengawal jasa keuangan dari satu tempat ketempat lain, serta barang-barang berharga. Jadi, ini membutuhkan satpam yang betul-betul memiliki kredebilitas yang mempunyai rasa aman,” ujar Kombes Pol Ricky disela audit, Kamis (22/3/2018).

Akrab: Kepala Bagian Operasional dan Evaluasi Mabes Polri, Kombes Pol Rikcy Wakanno (kiri) bersama Direktur PT Garda Bangsa Securindo, Suamdy (Kanan).

 

Lebih lanjut, dikatakan Ricky, hal lain yang menjadi perhatian dalam audit pengawasan adalah kompetensi BUJP dalam mengelola satpam. Pasalnya, satpam sudah menjadi profesi yang harus diukur kompetensinya.

“Audit ini sangat penting karena kedepannya industri jasa penyediaan tenaga satpam akan berkembang pesat mengikuti perkembangan dinamika pembangunan dan sosial masyarakat. Di sisi lain, satpamnya pun harus memiliki kompetensi yang handal dan profesional,” ucapnya.

Oleh sebab itu, satpam harus melalui proses pelatihan dan pendidikan agar memperoleh standar kompetensi yang dibutuhkan. Pelatihan dan pendidikan satpam sangat diperlukan agar mengerti standar operasional prosedur, aturan hukum, hak asasi manusia, dan tidak sembarang melakukan tindakan atau memukul orang.

Masih kata Ricky, hasil dari audit ini akan dibawa ke Mabes Polri, kemudian di verifikasi selama tiga bulan. “Saya melihat pengelolaan di GBS ini sudah rapi dan sudah sesuai kreteria penilaian. Namun untuk hasilnya kami serahkan nanti setelah selesai di verifikasi, bila hasilnya memuaskan kita akan beri reward disertai sertifikat,” pungkasnya.

Sementara Direktur PT GBS Securindo, Suamdy mengungkapkan kebanggaannya, karena perusahaan BUJP yang dikelolanya itu diaudit oleh Mabes Polri dan Polda Jawa Barat. Menurutnya, dengan dilakukannya audit ini tentu menjadi motovasi tersendiri bagi dirinya dan juga pengelola lainnya.

“Ini suatu kehormatan bagi kami, karena perusahaan yang selama ini dikelola mendapat perhatian, sehingga dinilai oleh tim audit Mabes Polri. Meski hanya satu minggu persiapan, tapi kami sudah siapkan semua persyaratan yang dibutuhkan oleh tim untuk diaudit,” ucap Suamdy. (Hery Priatna/Lenterarepublik.com)